RSS

Ibu Pertiwi

30 Des

Ibu Pertiwi tetap setia memberikan Tanah Airnya kepada kita. Membiarkan kita hidup dan beraktivitas di pangkuannya. Tapi, apa balasan kita untuknya? Rasa dan semangat nasionalisme, hanya itu yang bisa kita berikan kepada Ibu Pertiwi.
Mari kita diam sejenak. Merenung. Mengingat-ingat untuk bangsa ini. Enam puluh tiga tahun lalu Soekarno-Hatta, atas nama Bangsa Indonesia, memproklamirkan kemerdekaan Indonesia kepada seluruh dunia.
Apa yang bisa membuat bangsa kita merdeka?
Bukan senjata yang identik dengan bambu runcing. Bukan teriakan memulai peperangan. Bukan darah yang tumpah ruah di medan pertempuran. Tapi, pahlawan kita yang berjuang dengan segenap jiwa raga, dengan tekad baca dan satu semangat. Semangat cinta Tanah Air. Semangat Nasionalisme.
Nasionalisme hanya bisa ditemukan di dalam buku kewarganegaraan dan sejarah. Hanya sebatas kata yang penting pada saat ulangan menjelang karena definisinya akan dipertanyakan pada salah satu soal.
Ke mana perginya nasionalisme yang mengantar bangsa ini menuju kemerdekaan?
Dulu, Bung Karno pernah menangisi Indonesia karena rasa nasionalisme yang makin meluntur pada generasi muda. Padahal, generasi muda adalah penerus yang akan menyambut tongkat estafet pemerintahan bangsa. Nasib Negara ini bergantung pada kita sebagai generasi muda. Namun, sekarang jarang ada orang muda yang mau bersusah payah menjaga dan mempertahankan semangat nasionalismenya. Kalaupun ada, paling hanya segelintir.
Apakah itu cukup untuk membangun dan mempertahankan bangsa?
Pastinya tidak cukup. Kita butuh generasi muda yang sadar akan kondisi bangsanya, yang punya semangat nasionalisme dalam jiwanya, yang punya mimpi dan cita-cita mempertahankan Ibu Pertiwi, apa pu resikonya. Jangan membuat Bung Karno menangis lagi ya. . . .

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 30, 2009 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: