RSS

Menunggu Aksi Schumi di 2010

30 Des

Tak berlebihan rasanya menyebut berita kembalinya mantan juara dunia balap mobil Formula 1 (F1) tujuh kali, Michael Schumacher (Jerman), sebagai berita sensasional di pengujung tahun 2009 ini. Bakal kembalinya mantan pembalap Ferrari ini sebenarnya sudah muncul sejak agustus lalu, khususnya sejak kecelakaan yang menimpa pembalap Felipe Massa di sirkuit Hungaroring pada sesi Kualifikasi GP Hungaria, 25 Juli lalu.
Kini, Schumi benar-benar kembali ke sirkuit setelah memutuskan pensiun sejak 2006 lalu. Namun dia tak lagi bersama Ferrari, melainkan bersama tim Mercedes GP untuk masa kontrak tiga tahun. Dan, yang pasti, kembalinya sang legenda ini mendapatkan reaksi positif dari berbagai kalangan pecinta balap jet darat ini.
Lepas dari apakah dia akan mampu atau tidak memperlihatkan kemampuan yang dimilikinya, tetap akan menarik perhatian. Memang, diakui atau tudak, sangat sulit bagi seorang pembalap yang telah cukup lama pension, kemudian kembali lagi ke arena di saat usianya tak lagi muda, dengan kemampuan yang sama. Schumi memang berpengalaman, tapi soal stamina tak bisa disamakan dengan pembalap muda.
Kalo Schumi tetap bertekad untuk kembali menjadi juara dunia itu adalah perkara normal. Balap F1 bukan sekedar bicara balapan. F1 adalah soal bisnis dan citra. Kini, Schumi membalap dengan kendaraan bermerk dari Negara asalnya sendiri, Mercedes. Tentunya bagi pabrikan asal jerman ini, bergabungnya Schumi adalah sebuah investasi untuk mendongkrak penjualan.
Satu hal yang mungkin perlu dicermati adalah kembali ke jalur balap oleh seorang juara dunia yang sebelumnya telah menyatakan pension adalah, bukan untuk bernostalgia, apalagi mengulang masa kejayaannya. Ada dua konsekwensi yang harus dihadapi Schumi, kembali sukses atau justru terpuruk.
Mika Hakkinen mungkin bisa dijadikan contoh. Setelah lima tahun absen, dan kembali membalap, ternyata dia hanya mampu berada di posisi paling bawah saat iji coba di Barcelona empat tahun lalu. Hal yang sama juga pernah dirasakan pembalap sepeda, Lance Armstrong, legenda Tour de France. Pembalap AS ini pun hanya bisa menenpati posisi ketiga saat kembali membalap setelah pensiun selama empat tahun. Schumi? Kita tunggu!

Sumber : Top Skor

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 30, 2009 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: